Keluarga-keluargaku

Assalamualaikum wr wb

Ini cerita tentang keluarga-keluargaku. Jadi, tulisan ini akan kental unsur “pribadi”-nya :grin: .

Dipikir-pikir, ternyata saya sudah berkeluarga, berkeluarga-keluarga malah. Eits…, jangan bayangin kalau saya berpoligami :cool: ! Sudah dibilang jangan dibayangin, masih dibayangin :mrgreen: . Oke, saya mau berbagi cerita tentan keluarga-keluarga saya meski tidak semua. Urutan tidak menunjukkan apa-apa.

1. Kuncung

Mahasiswa Fasilkom UI angkatan 2005, Kuncung namanya. Yang memberi nama adalah para “cecunguk-cecunguk” yang masih bau Kencur :grin: . Cuma lebih tua 2 tahun, berani-beraninya ngasih nama! Tapi, ga apa-apa. Karena namanya keren :cool: . Tengs alot Om-om dan Tante-tante Kencur.

Apa artinya Kuncung? Ada yang tau? Ada hadiahnya lho…. (ongkos kirim ditanggung pemenang). Oh iya, kuis ini tidak berlaku bagi sesama Kuncung (dan Kencur tentunya) :grin: .

Kuncung adalah orang-orang yang pertama kali menerimaku di Fasilkom. Mereka mau mendengar pendapatku, meski tiap kali berargumen aku selalu menggunakan 3 huruf G untuk kata “aGung”. Mereka yang mengajari aku bagaimana menyimpan file, mereka yang (pokoknya banyak banget dah….!).

Acara-acara bareng yang dibuat kuncung pun sudah banyak. Kemarin, terakhir adalah buka bareng Kuncung di rumah Nisa. Ditambah, buka bareng se-Fasilkom UI. Tapi Kuncung makannya bareng-bareng (dan tidak lupa membaca do’a bareng-bareng pula: “Allahumma bariklana…” :grin: ), sampai ketika Kuncung punya kesimpulan, “Cuma ada dua jenis mahasiswa di Fasilkom. Angkatan 2005 dan bukan angkatan 2005″ :cool:  . Songong mode on.

2. Classix Spirit

Yang satu ini, adalah keluargaku di SMA. Keluarga sekelas lebih spesifiknya. Kami sekelas 3 tahun, maka wajib hukumnya kalau kami saling mengenal, saling memiliki, saling berbagi, dan saling memahami.

Di awali dengan terpilihnya aku sebagai ketua kelas Classix Spirit yang pertama. Tugas utama ketua kelas waktu itu bukan memastikan seluruh anggotanya mengerjakan tugas PENA ( Pekan Pengenalan Almamater) dengan benar. Tetapi amanah terbesar adalah menjaga agar Classix Spirit tidak terklaster oleh geng-geng kecil yang radikal . Alhamdulillah, tugas itu berhasil.

Classix Spirit memberiku kenangan terindah masa SMA. Kalian tempatku berbagi, bercanda, belajar fisika, membuat konspirasi politik organisasi sekolah (pada saat kelas 2 SMA, 75 persen classix spirit adalah pimpinan organisasi sekolah :cool: ), melakukan (wislah…, pokoke akeh).

Ikhwan Classix Spirit punya forum diskusi (arisan, curhat, kaya ibu-ibu PKK lah). Kami beri nama Forum Ikhwan. F1 (baca: efwan) singkatannya. Di forum inilah kami mulai konspirasi, berdiskusi, saling berbagi cerita-termasuk tentang cinta dan wanita :cool: . Karena aku moderator F1, maka aku paling jarang bercerita. Kerjanya cuma nyuruh orang lain cerita :grin: .


4. Sahabat Asrama dan Forkat Asrama

Sahabat Asrama adalah lembaga dakwah asrama. Sering teman-teman bilang, Sahabat adalah lembaga dakwah fakultas yang ke-13 :grin: . Kamu yang pernah menikmati persaudaraan di Rohis, pasti tahu serunya seperti apa. Apa lagi, rohis yang satu ini tinggal dalam satu atap. Berbagi kamar mandi yang sama, makan bersama, dan mungkin hanya waktu kuliah yang tidak lagi bersama.

Forkat Asrama mirip dengan “BEM Fakultas” Asrama. Mengapa kok dijadikan satu dengan Sahabat? Karena, orangnya ya  itu-itu juga :grin: . Jadi, ceritanya ya sama saja.


5. Uswah Student Center dan Teens Club Surabaya

Ini kumpulan orang-orang hebat. Tukang ngaji dan ngajiin orang. Kumpulan para mentor-mentor keren, para aktivis-aktivis dakwah sekolah. Di situlah tempatku belajar organisasi yang besar. Bukan lagi organisasi tingkat sekolah, tapi juga tingkat Surabaya.

Uswah Student Center adalah induk organisasi yang beranggotakan mahasiswa, sedangkan Teens Club beranggotakan pelajar. Karena waktu itu aku masih pelajar, maka aku bergabung di Teens Club saja. Tapi terpaksa aku jadi ketua di situ (moga tagihan di akhirat ga berat-berat :sad: ).

6. FUKI 2007-2008

Ini baru rohis fakultas. Fakultas apa? Ya Fasilkom lah….! :cool: . FUKI singkatan dari Forum Ukhuwah dan Kajian Islam. Hmm…, mau cerita apa ya? Bingung. Terlalu banyak hal yang membuat saya jadi orang yang lebih baik di FUKI (yang nantinya akan saya gunakan di keluarga saya yang nomor 7).

Tahun kedua di FUKI, saya (kata ganti orang pertama sengaja diubah) diamanahi menjadi kadep PSDMO (Pengembangan SDM dan Organisasi). Huff…, suatu amanah, yang saat itu, sangant tidak cocok dengan karakter saya. Maka jadilah PSDMO FUKI sebagai ladang uji coba nuklir dan eksperimen berbahaya lainnya.

Di FUKI, saya belajar mendengar, mencoba bersikap lembut dan sabar, menangani masalah yang sebenarnya ringan tapi belum pernah terselesaikan, dan tentu saja belajar keras untuk menjadi orang yang sensitif. Gampangannya, harusnya PSDMO itu jadi tempat curhat. Tapi kalau Kadepnya sendiri punya sifat yang “tebal” seperti saya, ya bagaimana?

Maaf FUKI, kalian jadi bahan eksperimenku :sad: .


7. BEM Fasilkom 2008

Awalnya, saya memang sudah menjadi anggota BEM sejak tahun pertama. Bidang yang kurang beruntung adalah pengmas aka pengapdian masyarakat. Yup, masuklah ke pengmas (ah.., masa-masa itu malu kalau diceritakan). Langsung lompat ke 2008.

Dimulai dengan ajakan Ilman, sang Ketua BEM, agar saya menempati posisi sebagai Kabid PSDMO. Tidak….!!!! Kenapa PSDMO lagi! (Kalimat ini hiperbolis. Dalam hatipun saya tidak pernah mengatakan itu :mrgreen: ). Maka, jadilah PSDMO BEM Fasilkom sebagai wadah penerapan hasil “penelitian” saya ketika masih di PSDMO FUKI.

Setidaknya, sampai saat tulisan ini dibuat (24 Sept 08)-tengs tu Alda, ada 3 acara Keluarga Besar (BEM Fasilkom) dan 2 acara Keluarga Kecil (BPH BEM Fasilkom). Ada Raker BEM yang seru abis (dan saya, sekali lagi, tidak bisa ikut game karena harus jadi fasilitator game itu sendir), Timbul Keluarga Kecil ke Gunung Gedhe Pangrango,  Share on Saur nya Pengmas, buka bareng Keluarga Kecil, dan terakhir BEM Gathering I (special thanks to PSDMO brotherhood: Anjar, Ardi, Maya, Iwiet, Ghapur, & Jo).

Mengapa namanya Keluarga Besar/Kecil? Hmm…, itu adalah hasil penelitian saat masih di PSDMO FUKI :smile: . Ternyata nama itu penting :grin: .


8. PPSDMS reg I Angkatan III

PPSDMS adalah lembaga sosial nirlaba yang fokus pada program pembinaan SDM strategis. Karena itu, namanya PPSDMS. 2 tahun kami “dipaksa” ngumpul. Tidur dalam asrama yang sama, bergelut dengan kamar mandi yang sama, nyuci dengan mesin cuci yang sama, dan jemur pakain pada jemuran yang sama. Maka tidak aneh lagi kami sering rebutan.

Kami pun punya forum yang mirip dengan F1 (lihat classix spirit). Kami beri nama “Forum Lelaki”. Keren bukan :cool: ?! Seperti F1, pada Forum Lelaki saya kebagian peran sebagai pemimpin forum. Dan jabatan yang saya emban disebut sebagai “Kuncen” (itulah mengapa admin blog ini disebut kuncen). Topik bahasan Forum Lelaki sedikit berbeda dengan F1. Unsur konspirasi di dalamnya tetap ada, tapi tentu dengan tingkat dan sasaran yang berbeda. Forum Lelaki tak lagi membahas mengenai cinta-cintah SMA. Wong kitanya sudah tidak SMA lagi :grin: .

=======================

Begitulah kira-kira cerita singkat tentang keluarga-keluarga saya. Sebenarnya, ada satu lagi keluarga saya yang paling istimewa. Anggotanya baru 4: Ayah, Ibu, saya, dan adek saya. Yups, baru empat. Doakan supaya segera nambah :mrgreen: .

22 thoughts on “Keluarga-keluargaku

  1. ini lho Pak…
    maksud saya…
    Anda bisa bikin halam baru lagi, dan judulnya bisa tampil di bagian atas…
    gimana caranya?
    punya saya cuman bisa muncul di samping2…

  2. Hehe.. Terharu gung..
    USC – Keluarga yang sungguh mempesona (menurutku)..!!!
    Ohya kowe ketua pertama Teens Club kan..!!! Gaya pek..!!
    Sekarang Teens ada IT-club lo..!!(1 dari 5 club yang lain).. Mohon masukannya.!!

    Btw.. mbiyen sopo sing njerumusno kowe nang Teens Club..??)

    Yah semoga aja kita tetep istiqomah..!!!

  3. @kafhayaainshad
    Coba ganti theme wp ente deh Mbak…

    @icalmahdi
    Wah…, mantab :grin: . Teens ono IT club. Rencanae arep lapo ae?

    Sing menjerumuskan sopo yo? Keto’ane Mas Jek. Hehehehe…. :mrgreen:

    Ayo kita saling menjaga Sal!

  4. Bung, salah nulis nomer tuh..
    masa dari no.2 langsung 4..?


    Ya isinya keluarga saya yang paling istimewa itu :grin: . Dan sebenarnya, jumlah totalnya lebih dari 8 lho…

    oia, 1 lagi..
    cermati model kalimat ini : “setidaknya, sampai saat tulisan ini ditulis”
    ada 2 kata dasar yang sama dalam 1 kalimat pendek, yaitu : TULIS.

    mungkin ada baiknya menggunakan kosa kata lain yang maknanya tidak jauh beda, agar membacanya bisa lebih nikmat..
    seperti di banyak majalah n koran, biasa kayak gini : “setidaknya sampai saat tulisan ini dibuat..”

    afwan,.


    Terimakasih dah diingetin.

    oia, saya perhatikan lagi urutan nomer memang bukan pengaruh, tapi ada 3 nama keluarga yang di bold dan ada yang tidak..
    apa itu artinya yang di boLd adalah masa lalu?
    kalo iya, moga ukhuwahnya ttp terjalin indah ya,. dan tidak sirna walo frekuensi siaran kebersamaan hanya terbatas..

    Sebenarnya di-bold semua, hanya saja tidak semua punya portal/web. Jadi ga semua punya link.

    1 lagi..
    kRn ga bs SMS, (kehilangan semua no.hp kawan2).. jadi ngucapinnya disini aja ya.. :
    “taqabalallahu minna waminkum.. kullu’a amin wa antum bi khoir..
    moHon maaF lahiR batin”

    cepet banget balik keJkt : tgl 5 Okt?


    taqobbal yaa kariim, mohon maaf lahir batin juga.
    Saya balik baru hari ini kok :grin: .

  5. wooowwww…….
    Great job, pak!
    kmu makin bkembang ya,
    kmu ada bakat nulis ya,
    Q jdi keinget pas jaman kls 3, Qta pernah dsuruh ma pak bambang bikin tulisan sepanjang mungkin dengan menggunakan huruf depan yang sama di setiap katanya. Dan kmu bhasil bikin tulisan terpanjang. ha3, keren.

  6. @danar_ad
    wooooww… juga.
    Aku tidak “berkembang”, malahan tambah kurus kok Nal :grin: .

    Ttg tulisan itu, aku juga pingin kutulis ulang, tapi susahnya setengah mati. Inspirasinya ga datang-datang :sad: .

    Tengs for sharing.

  7. keluarga adalah tempat kita berteduh, tempat kita berbagi kegembiraan, kesedihan… tidak ada yang bisa menggantikan peran “keluarga” karena ada “keluarga” kita ada :) aktivis juga ya? hehehehehehe saya sudah pensiun neh dari BEM-ITS :(

  8. innalillahi wainna’ialihi rajiun..
    mhn doa dari tmn2 alumni smala..
    guru kita yang sangat2 baik: pak nur asikin terkena kanker laring.

    mohon doa, agar allah memberikan kesembuhan yang tiada sakit setelahnya.

  9. Pingback: Selamat Tinggal Sahabatku « ilalang.al.haidar

  10. saya jadi teringat sama keluarga tercinta saya pas sma…, pas kuliah juga gak kalah kerennya siih…
    ~gak mau kalah

  11. aslmkm.. eh gung, mau nanya.. kamu sekampus kan ama afra afifah.. he, walopun kamu jarang ketemu ma dia, tapi kamu tau ya kalo dia dah nikah? beneran gung si afra dah nikah?

    he, aku kaget lho.. padahal aku temen fesbuk dia..biasanya up date gitu.. tapi ini aku baru tau tadi..

    cuma mastiin aja gung..

  12. assalamu’alaikum wr wb,
    mas agung, kayaknya aktif banget di kampus yach?
    kalau dilihat dari tulisanya seperti seorang kader dakwah.
    (maaf kalau salah).
    salam kenal
    kalau diperbolehkan ana mau tukeran link.
    terimakasih

  13. mas! kenalkan saya juga keluarga classix, classix mozaix lebih tepatnya.. taun depan ikut Temu Gen ya mas!!! sebelumnya, saya baru tau kalo ternyata ada yang namanya classix spirit hehehe. salam,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s