Emoticon ala Western vs Kaomoji ala Eastern (bagian I)

4

Note: tulisan ini memuat contoh-contoh western emoticon tradisional maupun modern

Assalamualaikum wr wb

not listening, big hug, rolling on the floor, big grin, at wits' end, tongue, thumbs down, thinking

Berkomunikasi tidak hanya lewat kata-kata. Expresi (^_^;), intonasi (*’0′)! , dan bahasa tubuh \( ^_^ )/ ikut berperan dalam menegaskan makna kalimat yang kita ucapkan (bahkan komunikasi bisa dilakukan hanya dengan expresi dan bahasa tubuh). Akan tetapi, ketiga hal tersebut bisa dilakukan bila para komunikator bisa saling terhubung baik secara visual (saling lihat) atau secara audio (saling dengar). Lalu, bagaimana dengan para mereka yang berkomunikasi lewat tulisan. Tentu expresi, intonasi, dan bahasa tubuh tidak lah bisa diterapkan begitu saja. Nah, untuk menggantikan fungsi ketiga hal tersebut, maka otak manusia dikaruniai ilmu untuk menciptakan emoticon.

Emoticon berasal dari bahasa ….baca selanjutnya

Menggunakan Smiley/Emoticons di WordPress

15

Menulis di wordpress tidak lepas dari smiley. Berbicaralah dengan gambar karena satu gambar lebih banyak bercerita daripada 1000 kata-kata :grin: . Nah, dengan smiley :smile::mrgreen::grin: kita bisa lebih mudah mengekspresikan keadaan emosi dalam tulisan kita.

Bahasa tulisan, apalagi tulisan ketik, tidak bisa menjelaskan emosi penulis kepada pembaca segamblang pembicara menunjukkan emosinya kepada pendengar. Para pembaca, menafsirkan emosi tulisan sekehendak hati mereka. Bisa saja tafsiran tersebut tidak sama dengan apa yang dimaksud penulis. Contohnya saja, hampir semua film yang diangkat dari novel tak luput dari kekecewaan pembaca novel. Mengapa? Karena tafsiran emosi si pembaca berbeda dengan si sutradara.

Karena kita berbicara dengan tulisan, ketika orang lain membaca, mereka mengintonasikan tulisan kita menurut mereka. Bahkan ketika kita tidak marah, mereka bisa menganggap kita marah… padahal tidak. Dengan smiley hal seperti itu bisa di redam ;)

Smiley/Emoticons salah satu fitur standar, langsung pakai. Asal tau cara memakainya, smiley bisa dengan sukses digunakan.

Smiley yang bisa digunakan di wordpress :

  • ) –> ditulis dengan kombinasi karakter ( tanpa tanda petik) “:)” atau “:-)” atau “:smile:”
  • D –> “:D” atau “:-D” atau “:grin:”
  • ( –> “:(” atau “:-(” atau “:sad:”
  • o –> “:o” atau “:-o” atau “:surprise:”
  • 8O –> “8O” atau “8-O” atau “:shock:”
  • ? –> “:?” atau “:-?” atau “:???:”
  • 8) –> “8)” atau “8-)” atau “:cool:”
  • x –> “:x” atau “:-x” atau “:mad:”
  • P –> “:P” atau “:-P” atau “:razz:”
  • | –> “:|” atau “:-|” atau “:neutral:”
  • ;) –> “;)” atau “;-)” atau “:wink:”
  • –> “:lol:”
  • –> “:oops:”
  • –> “:cry:”
  • –> “:evil:”
  • –> “:twisted:”
  • –> “:roll:”
  • –> “:!:”
  • –> “:?:”
  • –> “:idea:”
  • –> “:arrow:”
  • –> “:mrgreen:”

Perlu diperhatikan beberapa hal. Smiley tidak akan berubah menjadi gambar seperti ini ) jika anda menuliskannya seperti ini :). Berilah spasi setelah smiley ) . Jangan dempet dengan karakter lain seperti =+-,’.”/?, dll atau bahkan dempet dengan kata.

Pastikan ada spasi sebelum dan setelah smiley.

Tidak masalah dengan banyak spasi yang anda berikan, wordpress akan menghapus spasi yang tidak diperlukan. Trimming spasi kalo ga salah istilahnya.

Gampangnya, jika ingin menggunakan smiley pastikan satu spasi di depan, dan satu spasi di belakang ;) .

Berbicaralah dengan menggunakan smiley. Selain untuk menambah nuansa di blog -jadi tidak hanya tulisan, juga bisa lebih mendeskripsikan emosi ketika anda menulis D .

(dikopi dan sedikit diedit dari blognya Agyl).

Semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum wr wb