Nggedabrus di TEDx Makassar 2011
Tahu TEDx kan? Nah, kali ini tentang TEDx Makassar. Tahun ini panitianya mengundang Pengajar Muda (PM) dari Indonesia Mengajar untuk jadi salah satu pembicara. Temanya Inspiring Youth. Singkat kisah, berangkatlah Firman dan saya sebagai perwakilan (digaris bawah, huruf tebal pula) Pengajar Muda untuk sedikit bercerita.
Acaranya
Pembicaranya ajib-ajib. Yang pertama Shanti Riskiyani, Direktur Program Makassar Harm Education Community. Mbak Shanti mengajak anak-anak muda Makassar buat ikut peduli sama para pecandu narkoba dan pengidap HIV positif.
Yang ngomong kedua adalah Ardy ‘Chambers‘, entrepreneur pemilik merek distro yang kini menjadi ‘nama belakangnya’. Mas Ardy mengajak hadirin untuk menjawab 15 pertanyaan tentang entrepreneurship.
Pembicara ketiga dan keempat ini satu paket. Dua-duanya anak SD yang cantik. Bocah pertama Asriani namanya. Dia berkisah tentang dampak yang diterima teman-temannya gara-gara orang kota yang buang sampah di kali sembarangan. Asriani hidup di pinggir kali. Yang membuat saya tergakum-kagum adalah dia bercerita dengan foto-fotonya. Anaknya ini cinta fotografi.
Bocah kedua namanya Zayyan. Aku dengernya ‘Sayang’. Mukanya imut banget. Dia maju ke panggung membacakan cerpennya yang terinspirasi dari salah satu foto Asriani, sepotong sungai yang penuh sampah. Judul ceritanya ’3 Sahabat dan Monster Sampah’. Judulnya anak kecil banget kan?! Tapi cerpennya Ajib! Karakter si Bos yang berani, Ponya’ yang konyol, dan Ce’gok yang penakut begitu hidup. Momen-momen dalam ceritanya mengalir mantab. Dan pesan moral yang disampaikan sangat dalam. Keren! Anak ini, mungkin baru kelas 4 SD. Standing applause lah buat mereka berdua.
Pembicara kelima, saya
. Ngedabrus ga modal. Cerita yang disampaikan adalah cerita orang (Pengajar Muda). Yang bikinin slide Ilman Akbar, yang ngeditin video Firman BK, celana yang dipakai pun minjem. Terimakasi buat mereka semua. Cerita kami dimulai dengan kisah sekolah-sekolah di sana, hidden agenda Pengajar Muda (mengapa mau jadi Pengajar Muda), dan … lain-lain.
Pembicara ke-6 Diku namanya. Lengkapnya Dian Aditya Ning Lestari. Dia salah satu penggagas Indonesian Future Leader. Katanya, kalau kamu mau jadi leader, jadi diri sendiri. Saya ga begitu wah dengar kata future leaders. SMA dan PPSDM menjadikan kata-kata itu sebagai sarapan pagi. Yang saya wah dari si Diku ini cara presentasinya. Ekspresif, energik, anak muda banget pokoknya.
Pembicara ke-7 Yulianti Tanyadji. Seorang arsitek juga urbanis. Apa itu urbanis? Saya juga ga tahu, hehe
. Ternyata, kata Mbak Yuli, arsitektur itu bisa mempengaruhi perilaku masyarakat. Dia mengangkat isu arsitektur kota yang harusnya lebih manusiawi agar orang-orang yang hidup di dalamnya jadi manusiawi.
Pembicara terakhir seorang seniman, Sese Lawing. Jago nyanyi, bikin puisi, bercerita, dll. Dia ingin mengajak anak-anak muda di daerah agar tidak malu dengan kelokalannya. Dia menyampaikan hal itu dengan lagu-lagunya, perpaduan antara musik modern dengan lirik-lirik khas Makassar – Jeneponto.
Malam itu mantab abis. Selain karena pembicaranya menyegarkan mental, kami juga dapat hidangan mewah, free and fast internet access.
TEDxMakassar – Agung Firmansyah – Sedikit Kisah tentang Sekolah di Sana




samurichan said,
22 June 2011 at 19:12
Salam kenal, asli keren,, jadi berminat untuk ngajar di pedalaman desa jg,, Maklum punya hobby backpacking. hehehe…
oia mas, izin share materinya yah, ^__^
agungfirmansyah said,
22 June 2011 at 23:20
Silakan Mas…
Mas Guru Punya Cerita» Blog Archive » TEDx Makassar 2011 said,
22 June 2011 at 23:06
[...] NB: tulisan ini pertama kali dipublikasikan di sini. [...]
muhary said,
23 June 2011 at 02:12
Sekadar koreksi: namanya Zayyan. Kelas 2 SD. Fans berat Putu Wijaya. Satu impiannya: semoga Putu Wijaya kelak menontonnya membacakan karyanya sendiri. Salam kenal mas, presentasi semalam benar-benar menginspirasi.
agungfirmansyah said,
27 June 2011 at 21:38
Terimakasih atas koreksinya Muhary. Semoga sesi berbagi malam itu bisa memberi banyak manfaat buat kita semua.
Andi RIska Andriani said,
23 June 2011 at 16:11
salam kak agung. seneng banget yah bisa ketemu ama kakak
sukses yah kakak
huhh sayang yah waktu acaranya TEDx di Bakti, waktu di parkiran saya gak nyapa ( soalnya sy gak tau) heheh (*sy sok kenal bangt, pasti kk gak inget.) hahah
kakak inspiring banget
agungfirmansyah said,
27 June 2011 at 21:45
Klo saya tau kamu jg di parkiran, mungkin saya juga ga nyapa. Sibuk makan es krip
. Terimakasih ya dah mau dengerin 17 menit ocehan saya.
lia said,
23 June 2011 at 21:30
gung, share slide dan videonya dong buat yang ga sempet nonton. hehe
agungfirmansyah said,
27 June 2011 at 21:51
Itu udah ada di akhir tulisan Lia
.
Andi Riska Andriani Sarehong said,
4 July 2011 at 01:26
lain kali kak, kalo mau ngoceh, harus yg agak lama kk -_-
hhe
Asop said,
7 July 2011 at 15:35
Hebat! Presentasi di TEDx!!
Video: Inspirasi dari Pengajar Muda di TEDxMakassar | ilmanakbar's life journal said,
17 July 2011 at 20:40
[...] Muda, sebutan untuk guru-guru SD di daerah terpencil dalam gerakan Indonesia Mengajar, untuk berbagi inspirasi di TEDxMakassar, tanggal 21 Juni 2011 yang [...]
kangmasjuqi said,
6 August 2011 at 15:07
maturnuwun buat sharingnya ms
sukses selalu
iswady said,
14 August 2011 at 16:33
Asyik juga deskriptifnya bro………….
samuri said,
13 October 2011 at 22:53
mas mau nanya, video anak kecil dari India yg diputar waktu itu judulnya apa yah mas?? nyari2 di youtube tapi gak ketemu.. hehe
agungfirmansyah said,
14 October 2011 at 16:33
Coba cari ‘Lead India – The Tree’. Ada beberapa versi.
samuri said,
16 October 2011 at 18:32
Makasih infonya mas
Pelajaran dari Sekolah di Pedalaman « a train of thought said,
12 January 2012 at 19:23
[...] ini saya ingin berbagi video-nya TEDxMakassar, khususnya yg speakernya Agung Firmansyah, seorang Pengajar Muda dari Indonesia Mengajar, berasal dari Surabaya dan lulusan [...]