Pilih Mana? Makan Siang atau Tantangan?
Beberapa waktu lalu, foto detik-detik perburuan elang botak bondol ini sempat populer. Sebagai penggemar kehidupan liar dan burung-burung pemangsa, lihat foto ini kaya anak kecil dapet es buah di bulan puasa
. 1 menit kemudian, 1 foto sudah bertengger di wall paper komputer saya. Elange keren, Rek! Sekali-sekali pingin nyoba terbang lepas di pinggir laut kaya gitu. Haha…
Dilihat-lihat tiap hari. Kok ngrasa ada yang beda. Kayaknya, lebih seru jadi si burung kecil. Hidupnya penuh tantangan. Coba bayangin… Untuk si elang, perburuan ini hanya urusan makan siang. Buat si burung kecil, ini urusan hidup mati, bahkan bisa jadi menyangkut hajat hidup anak-istrinya (apalagi di kasus ini, si burung kecil ‘berhasil’ jadi makan siang). Coba banyangkan lagi, betapa puasnya jika si burung kecil berhasil lolos dari elang yang besar. Dan bandingkan berapa kepuasan yang didapat elang bila berhasil menyergap si burung kecil.
Nah, kalau sampeyan, milih yang mana?




radesya said,
22 August 2010 at 10:23
kalau aku milih yang penuh tantangan, biasanya sesuatu yang penuh tantangan itu akan menimbulakan kepuasan yang beda. Dan itu sulit untuk diungkapakan…, kalau dalam suatu pertandingan lawan kita adalah lawan yang kemampuannya jauh di bawah kita, walaupun kita menang tp tetap gag berasa menang, tapi kalau lawan kita kemampuannya di jauh di atas kita kalau kita menang kita akan merasa sangat puas, intinya sesuatu yang penuh perjuangan itu menimbulkan rasa puas yg beda
kak Agung, aku yang pertamax nih XD
Asop said,
23 August 2010 at 20:51
Sebagai manusia, saya memilih yang enak menurut diri pribadi.
agungfirmansyah said,
24 August 2010 at 09:29
@Radesya
Sama!
Ketigax!
@Asop
Nah, itu apaan Om?
adenia said,
24 August 2010 at 21:18
choose : life with full of adventures and challenges which makes us rich of wonderful experiences
agungfirmansyah said,
25 August 2010 at 22:25
Mantab d(-.-) …
ardialhaidar said,
26 August 2010 at 23:49
Pilihan yang sulit… –’
agungfirmansyah said,
27 August 2010 at 01:05
Pilih tantangan donk…!
Hari gini milih makan sian????? Puasa Om…
deady said,
28 August 2010 at 18:56
saya milih jadi elang
berada di puncak dari rantai makanan
hmhmhmhm
arifromdhoni said,
30 August 2010 at 06:45
Beringat doa Sa’ad bin Abi Waqqash dgn Abdullah bin Jahsy sblm perang Uhud,
Sa’ad berdoa, “Ya Allah, kalau kami bertemu musuh esok hari, pertemukanlah aku dengan seorang yang bertenaga kuat dan beremosi tinggi. Saya akan membunuhnya dan merampas miliknya.” Sedangkan Abdullah bin Jahsy berdoa, “Ya Allah, pertemukanlah aku esok dengan seorang yang kuat tenaganya dan tinggi emosinya. Aku akan membunuhnya karenaMu, lalu orang itu membunuhku, kemudian ia memotong hidung dan kedua telingaku. Apabila engkau bertanya kepadaku kelak, ‘Ya Abdullah, mengapa hidung dan telingamu itu?’ Aku akan menjawab, ‘Ia dipotong oleh orang karenaMu dan karena Rasul-Mu semata-mata, Ya Allah’. Engkau lalu berfirman,’benar kau, Abdullah.’”
Jadi, tantangan atau makan siang?
agungfirmansyah said,
30 August 2010 at 15:49
Saya sudah milih. Ente milih yang mana?
Aziz Hadi said,
1 September 2010 at 09:29
Milih jadi Elang saja, cool..
salam, shutter dari Aziz Hadi
Nisa said,
4 September 2010 at 07:02
hehe, kayaknya keduanya merupakan tantangan, coba kalo elang gak berhasil mulu berburunya, kan makan juga kebutuhan
tapi kalo liat di gambar itu… seru jadi burung kecil kayaknya ya.. dan burung kecil itu pun juga harus berburu makanan tentunya *hayah, mbulet ae
jay said,
7 September 2010 at 11:28
wah saya pilih tantangan tentunya mas Agung
chiekebvo said,
11 September 2010 at 10:13
saya milih jadi yg moto om.. #Eh..
btw om minta web pare ya??
sebenarnya sey ga ada..
cuma kalo di fesbuk itu ada page/groupnya om..
coba om sercing di fesbuk..lengkap koq om.. ^^
oia..mohon maaph lahir batin ya..
selamat lebaran..
Si Pentung said,
25 September 2010 at 12:40
Sepertinya tidak bisa memilih..
Karena terkadang kita harus melakoni dua peran itu dalam hidup. Itulah tantangan sesungguhnya
ramlannarie said,
8 October 2010 at 16:13
kunjungan balik ditunggu
Prasetyo M. said,
21 October 2010 at 09:22
Diantara keadaan ke dua burung tersebut semua memiliki kesempatan menang atau kalah, tidak seperti burung dalam sangkar yang terpaku memangku nasib ^^
Ditunggu tulisan berikutnya
febe fernita said,
23 October 2010 at 13:24
semakin tinggi burung kecil itu terbang pasti semakin banyak bahayanya, ada elang sang pemangsa, angin/badai nya pun pasti terasa lebih kenceng pula. Mungkin sama juga kali ya dengan manusia, semakin ia ingin terbang tinggi pasti ya semakin besar pula tantangannya.Itu lah namanya hidup. Aku pilih jadi burung kecil yang gesit dan fokus aja deh,hehehe. keep bloging =)
bagustejo™ said,
4 November 2010 at 21:32
pilih yang burung kecil. pasrah aja klo ketangkep.