Permainan Konsentrasi: Kata Berkait
Assalamualaikum wr wb
Seperti visi saya (serius amat…) untuk menjadikan blog ini sebagai blog “how-to” dan mengingat sekarang adalah masa2 PSB, orientasi mahasiswa/siswa, ospek, atau apalah namany, maka saya akan menuliskan permainan-permainan ice-breaking, inbound, ataupun outbond. Oke, lets get it down.
Nama permainan: Kata Berkait
Jumlah peserta: 20-30 orang
Bahan dan alat: tidak ada
Arena: indoor / outdoor
Latar Belakang
Permainan ini saya dapatkan pertama kali di SIWAK 2005 (Studi Islam Awal Kuliah) FUKI (Forum Ukhuwah dan Kajian Islam) Fasilkom UI. Permainan ini menuntut konsentrasi, terutama daya ingat, dan perbendaharaan kata. Dengan berbagai modifikasi, permainan ini bisa menjadi kompetisi antar individu maupun antar tim. Oke, mari mulai penjelasan teknis permainan.
Langkah Permainan
Bentuk permainan berupa penambahan kata, oleh karena itu disebut kata berkait. Instruktur memilih satu kata (bebas) dan menunjuk satu orang peserta untuk melanjutkan kata tersebut. Sebut saja orang ini sebagai peserta pertama. Peserta pertama mengucapkan kata yang diucapkan oleh instruktur lalu menambahkan satu kata lagi dibelakangnya.
Permainan dilanjutkan oleh peserta kedua. Peserta ke-n (n adalah angka 2 sampai tak hingga) mengucapkan kata2, mulai dari yang diucapkan instruktur sampai yang diucapkan peserta ke-(n-1).
Peraturan :
- Kata-kata tersebut harus urut (tidak boleh bertukar urutan)
- Tidak ada kata yang diulang
- Kata yang ditambahkan harus tepat satu kata (tidak boleh lebih)
- Satu kata dengan kata yang lain tidak harus ada keterkaitan makna
- Bila ada yang melanggar, maka orang tersebut keluar dari permainan. Permainan diulang lagi mulai dari instruktur.
Tim mana yang anggotanya bertahan paling akhir maka tim tersebut yang menang.
Contoh, instruktur: pulang, orang1: pulang, mandi, orang2: pulang, mandi, aku, orang3: pulang, mandi, aku, di, orang4: pulang, mandi, di, kamar, orang5: pulang, mandi, di, kamar, mandi. Karena mengulang kata “mandi” maka orang5 keluar dari permainan. Tim orang5 kehilangan satu anggotanya. Permainan dimulai dari instruktur lagi. (Contoh di atas ada yang salah. Lihat penjelasan/komentar Ilman di bawah. Tengs to Ilman)
Berikut langkah teknisnya:
- Bagi peserta (asumsi 30 orang) menjadi 5 tim.
- Ajak peserta untuk berdiri melingkar (membentuk lingkaran besar). Sebaiknya dalam posisi berdiri.
- Pastikan tidak ada anggota setim yang bersebelahan.
- Instruktur mengucapkan satu kata dan menunjuk salah satu peserta untuk melanjutkan permainan.
- Orang1 melanjutkan permainan (seperti yang dijelaskan sebelumnya) dan dilanjutkan orang2. Orang2 adalah orang di sebelah orang1 (bisa sebelah kanan atau kiri, tergantung instruktur).
- Bila terjadi pelanggaran
- Lanjutkan permainan sampai peserta yang tersisa hanya terdiri dari satu tim saja.
Selamat mencoba. Bila kebingungan berlanjut, hubungi penulis
.
Wassalamualaikum wr wb
12 comments so far
Leave a reply
















gung, ente ada kesalahatan contoh tuh:
orang4 belum ngulang kata ‘aku’, jadi kesalahan udah dimulai di orang4
@iLm@N
Wah, iya. Ente bener Man. Tengkiu…tengkiu…tengkiu…
assalamualaykum wrwb
wah seru yah…tapi nek aq boleh kasih saran nih ya….
pas foto bareng2 diatas kq ikhwan ma akhwat nya tumplek jadi satu gitu yah…
dimana jaga hijabnya…
tuh kan bukan muhrim qt juga lho…
tuh kan haram juga lho…
wah ternyata generasi muslim qt dah seperti itu yah….betapa mengenaskannya…
maaf nek ada yg ga berkenan…
wa alaikumussalam wr wb
Lho…, foto sing ndi to Mas?
Postingan ini kan tidak berfoto.
jazakallah, ana coba ya.
Silakan akh…
.
Assalamu’alaikum_____________
gameZx mNarik…….
ta’ copy yaa……
bwt pengKaderan LDK
Manteb.. manteb..
thx fur sharing…
jadi dapet inspirasi..
ilmunya banyak bener nie orang
melatih konsentrasi bro
lumayan juga buat melatih remaja masjid agar mereka semakin akrab tidak hanya melalui solat berjamaah yang rutin mereka lakukan. Tolong kalau ada lagi games ringan dan menyenangkan
Tengkyu Bro … sebelumnya aku sempet bingung mau bikin game apa untuk menterjemahkan dan mengurai kata customer fokus.
Tapi sekarang gak bingung lagi …. hehehehehe